Dengan semakin berkembang dan populernya
jaringan nirkabel, menyebabkan munculnya isu-isu keamanan pada jaringan
nirkabel. Serangan terhadap jaringan nirkabel pun berkembang. Teknik
paling awal sekali yang harus dilakukan oleh seorang hacker
sebelum serangan di lakukan adalah melakukan proses footprinting, atau
dalam bahasa keren-nya intelejen awal tentang segala sesuatu yang
berkaitan dengan target yang dituju. Dengan cara ini seorang penyerang
akan memperoleh profile / postur keamanan yang lengkap dari organisasi /
jaringan yang akan di serang.
1.
Pengertian
Footprinting
Footprinting adalah segala kegiatan
mengumpulkan informasi target yang akan di-hack sistemnya, sebelum melakukan
penguasaan sistem sesungguhnya. Atau Footprinting, merupakan seni
mencari / mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan target yang akan
diserang. Misal jika seseorang ingin merampok bank yang dilakukan terlebih
dahulu adalah kantor bank itu berada, dimana biasa kasir menyimpan uang, rute
bank untuk persiapan melarikan diri dan berbagai hal yang berkaitan dengan
target. Mengapa proses footprinting ini penting? Karena menurut Certified
Ethical Hacker (CEH), 90% waktu seorang hacker dan cracker dihabiskan untuk
mengumpulkan informasi, sedangkan 10% untuk melakukan percobaan menguasai sistem
server atau router.
Footprinting
dapat dibagi 2 yaitu
1. inner
footprinting dan
2. outer
footprinting.
Inner footprinting adalah pencarian informasi
terhadap suatu situs dimana Anda sudah berada di dalam jaringan komputer
tersebut (Anda sudah berada didalam gedungnya dan menggunakan fasilitas
internet gratis).
Outer Footprinting adalah pencarian informasi
terhadap suatu situs dimana Anda tidak berada di dalam jaringan komputer target
(Anda berada jauh dari komputer target).
2. Tujuan Footprinting
"Tujuan
dari footprinting yaitu untuk mengumpulkan informasi dari target bisa melalui
jaringan internet."
3. Terminologi
Footprinting
Terdapat banyak peristilahan mengenai footprinting, yaitu :
1. Sumber terbuka atau pengumpulan informasi pasif
2. Pengumpulan informasi aktif
3. Footprinting anonim
4. Footprinting pseudonim
5. Footprinting organisasi atau pribadi
6. Footprinting internet



Tidak ada komentar:
Posting Komentar